Perhitungan dan Perencanaan Pondasi Bore Pile

Perencanaan Pondasi Bore Pile

 

Perhitungan dan Perencanaan Pondasi Bore Pile! Pondasi bore pile adalah jenis pondasi dalam yang berbentuk tabung dan dengan dimensi yang disesuaikan melalui hasil uji PDA test, CBR, dan lain-lain. Bor pile ini memiliki fungsi untuk meneruskan beban pada struktur bangunan yang ada diatasnya. Mulai dari permukaan tanah sampai dengan lapisan tanah terkeras yang ada bagian bawah.

Perlu bagi penyedia jasa bore pile untuk membuat perencanaan pondasi sebelum memulai pekerjaan mengebor. Karena untuk mendirikan sebuah bangunan dibutuhkan pondasi yang kuat agar bangunan tersebut tidak mudah roboh. Butuh sebuah perencanaan dan perhitungan yang matang baik dari segi biaya maupun dari segi teknis untuk membuat pondasi yang kokoh.

Perencanaan pondasi bore pile dan perhitungan pondasi dari segi teknis harus disesuaikan dengan kondisi tanah di lapangan. Sebaiknya terlebih dahulu dilakukan uji sondir atau uji tanah untuk mengetahui berapa kedalaman pondasi yang diperlukan. Sementara itu, perhitungan biaya pondasi juga sangat penting sebagai efisiensi biaya pembangunan. Biaya pondasi ini relatif mahal karena harus dibuat dengan menggunakan material pilihan kualitas terbaik. Namun sebelum melakukan perhitungan biaya pondasi, ada baiknya untuk mengetahui komponen dan material apa saja yang masuk ke dalam perhitungan biaya pondasi.

Tiga hal yang perlu diketahui oleh penyedia jasa bor pile sebelum melakukan proses pengeboran adalah material pondasi, biaya pengerjaan dan cara menghitung volume pondasi. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:

Perencanaan Pondasi Bore Pile

Material Pondasi

Material atau bahan pondasi adalah salah satu komponen yang cukup mahal harganya karena harus didatangkan dari luar wilayah pembangunan. Itu sebabnya penting sekali untuk membuat sebuah perencanaan pondasi bore pile yang matang. Untuk material apa saja yang diperlukan dalam membuat sebuah pondasi tergantung pada jenis pondasi yang dibuat. Misalnya untuk membuat pondasi batu kali, maka komponen yang dibutuhkan adalah air, semen, pasir dan batu kali cacah.

 

Biaya Pengerjaan

Biaya pengerjaan atau ongkos tukang untuk membuat sebuah pondasi juga harus diperhitungkan dengan cermat dan dimasukkan dalam perhitungan biaya produksi. Untuk membuat sebuah pondasi tidak hanya membutuhkan satu jenis tukang saja yang bekerja. Butuh beberapa jenis tukang yang sudah ahli dibidangnya untuk membuat sebuah pondasi yang kokoh. Tukang tersebut terdiri dari, tukang gali yang khusus untuk pekerjaan galian, tukang batu dan pekerja pelayan tukang atau yang biasa disebut kernet.

 

Cara Menghitung Volume Pondasi

Sebuah perencanaan pondasi bore pile yang matang bisa sukses dengan mengetahui cara menghitung volume pondasi dengan tepat.  Rumusnya adalah sebagai berikut:

 

Rumus volume pondasi = luas penampang pada pondasi x jumlah panjang pondasi

 

Sedangkan rumus luas penampang pondasi terdiri dari =

(Lebar bawah pondasi + lebar atas pondasi) x tinggi pondasi / 2.

 

Pembuatan pondasi dengan menggunakan bore pile ini biasa dilakukan pada lokasi padat penduduk dan digunakan juga untuk bangunan yang membutuhkan konstruksi kuat. Misalnya saja gedung yang memiliki banyak lantai, menara dan jembatan. Alat yang digunakan juga bisa disesuaikan dengan volume pekerjaan yang ada. Jika menginginkan proses pekerjaan yang cepat, yang diperlukah hanya menambahkan set alat dan jumlah pekerja.

Baca juga:  Pondasi Bore Pile Semarang

Perlu bagi penyedia jasa bor pile untuk membuat perhitungan dan perencanaan pondasi bore pile secara tepat dan matang.  Dengan mengetahui dengan pasti material pondasi, biaya pengerjaan dan juga cara menghitung volume pondasi,  diharapkan bisa memperkirakan berapa besaran dana yang harus disiapkan untuk membuat sebuah pondasi.