Masih Bingung? Ini Perbedaan PNS dan PPPK

Tahun 2021 menjadi tahun yang penuh dengan kejutan khususnya untuk pendaftaran CPNS. Jika tahun sebelumnya guru masuk ke dalam formasi PNS, akan tetapi pada tahun ini hanya ada PPPK yang dikhususkan untuk guru. Sehingga banyak fresh graduate yang merasa tidak adil karena tidak bisa mendaftar. Mengapa demikian? Berikut ini merupakan perbedaan PNS dan PPPK dalam berbagai hal.

  • Masa Kerja ASN

ASN yang diterima melalui jalur PPPK dan PNS memiliki sistem kerja dan masa yang berbeda. Banyak yang masih bingung dengan perbedaan ini. Apabila diangkat PPPK maka ASN akan dikenakan perjanjian kontrak. Sehingga apabila kontrak berakhir, maka status PPPK akan dicabut. Berbeda dengan PNS yang bisa bekerja sebagai ASN hingga masa pensiun.

 

  • Perbedaan Tunjangan

perbedaan PNS dan PPPK lainnya adalah terkait dengan tunjangan. Karena PPPK merupakan ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja, maka tidak mendapatkan tunjangan pensiunan. Akan tetapi terkait dengan tunjangan lainnya, PPPK masih bisa mendapatkannya. Sedangkan PNS berhak mendapatkan keseluruhan tunjangan hingga pensiunan.

Banyak orang yang ingin menjadi ASN, karena dinilai mampu mencukupi kebutuhan hidup dan bisa menstabilkan hidup. Ada pula yang beralasan karena suka dengan seragam ASN yang tampak formal dan profesional. Sebenarnya seragam terlihat berkualitas dikarenakan jasa konveksinya juga berkualitas.

Jika masih bingung memilih jasa konveksi, maka bisa mengunjungi https://konveksi.co/almamater/, juga dapat menerima pesanan jas almamater OSIS loh!

 

  • Jenis Penilaian

Pada dasarnya untuk jenis penilaiannya sama saja. Akan tetapi, PPPK harus mempertahankan kualitas kerja agar tidak terjadi pemutusan kontrak secara sepihak. Jika PNS bisa tetap memiliki jabatan hingga pensiun, maka PPPK harus bersedia saat kontraknya telah habis. Karena dengan demikian, hubungan kerja akan berakhir. Jika berakhir, maka untuk melanjutkannya harus melalui proses yang sama.

 

Perbedaan PNS dan PPPK sebenarnya tidak terlalu mencolok. Hanya sistem kerjanya berbeda, kemudian tunjangan yang diperoleh juga berbeda. Akan tetapi keduanya sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan bangsa Indonesia baik dalam bidang pendidikan dan berbagai bidang lainnya.